Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Discussion Forum 14
Topik Hari ini: Mengapa fungsi pengendalian dibutuhkan didalam suatu organisasi Sebutkan tipe tipe pengendalian dan jelaskan.
-
Topik Hari Ini Apa itu kelompok kerja? Mengapa kelompok kerja penting Tuliskan 3 contoh pertanyaan terkait kelompok kerja
-
Topik Diskusi Hari ini Mengapa Perlu Memahami Perencanaan Strategis dan apa bedanya dengan Perencanaan Operasional di dalam Manajemen? Ber...
-
Topik Minggu ini Mengapa perlu memahami fungsi organisasi di suatu Perusahaan? Berikan pendapatmu...
Muhammad naufal 1123210109
ReplyDelete1. karena berperan dalam memastikan bahwa tujuan organisasi tercapai, sumber daya dimanfaatkan secara efisien, dan risiko-risiko dapat diminimalkan
ReplyDelete2. - Pengendalian Preventif => Berkaitan dengan perumusan strategi dan perencanaan strategi
- Pengendalian Operasional => Terkait dengan pengawasan pada pelaksanaan program yang telah ditetapkan
- Pengendalian Kinerja => Melibatkan analisis evaluasi kinerja karyawan atau sumber daya manusia
1. karena membantu memastikan bahwa tujuan dan sasaran organisasi dapat dicapai dengan efisien.
ReplyDelete2. a. Pengendalian Preventif:Upaya untuk mencegah kesalahan sebelum terjadi
b. Pengendalian Detektif: Fokus pada identifikasi kesalahan atau masalah setelah terjadi
c. Pengendalian Interaktif: Melibatkan interaksi langsung dengan tim atau unit kerja untuk memonitor
d. Pengendalian Penyesuaian: Melibatkan tindakan perbaikan atau penyesuaian setelah terjadi ketidaksesuaian dengan rencana.
e. Pengendalian Finansial: Berfokus pada pengawasan terhadap aspek keuangan
f. Pengendalian Operasional: mengawasi proses operasional untuk memastikan bahwa kegiatan sehari-hari sesuai dengan standar dan tujuan organisasi.
g. Pengendalian Strategis: Menyelaraskan aktivitas organisasi dengan strategi jangka panjang
1.) Fungsi pengendalian diperlukan dalam suatu organisasi untuk memastikan bahwa tujuan organisasi tercapai secara efisien dan efektif. Ini melibatkan pemantauan, evaluasi, dan koreksi terhadap aktivitas organisasi agar sesuai dengan rencana
ReplyDelete2.)
1. Pengendalian preventif ( Pengendalian yang berkaitan dengan perumusan strategi dan perencanaan strategi )
2. Pengendalian operasional ( berkaitan dengan pengawasan pada pelaksanaan program yang telah ditetapkan melalui sebuah anggaran )
3. Pengendalian kinerja ( Pengendalian ini berupa melakukan analisis evaluasi kinerja karyawan atau sumber daya manusia berdasarkan pada tolak ukur kinerja yang telah ditetapkan )
Dengan adanya pengawasan, maka perencanaan yang diharapkan dapat terpenuhi dan berjalan dengan baik. karena seluruh fungsi dasar manajemen yang dilakukan pada akhirnya akan diawasi serta dikendalikan dan dievaluasi agar sesuai dengan tujuannya.
ReplyDelete- Pengendalian Preventif (Feedforward Control atau Steering Control) : melibatkan pengawasan pendahuluan untuk mengantisipasi masalah sebelum terjadi.
- Pengendalian Operasional (Operational Control) : Pengendalian ini memastikan bahwa operasi berjalan dengan baik dan mencapai tujuan yang ditetapkan
- Pengendalian Kinerja : meliputi analisis evaluasi kinerja karyawan atau sumber daya manusia.
1. Fungsi pengendalian dibutuhkan dalam organisasi untuk memastikan pencapaian tujuan dan mencegah kegagalan agar berjalan dengan efektif dan efisien.
ReplyDelete2. Tipe tipe pengendalian antara lain : Preventif: Mencegah kesalahan sebelumnya.
Detektif: Mengidentifikasi kesalahan setelah terjadi.
Korektif: Memperbaiki kesalahan.
Internal: Evaluasi proses dan manajemen risiko.
Eksternal: Dilakukan oleh pihak luar, seperti lembaga audit.
Proses: Menjaga kualitas dan efisiensi operasional.
1.Fungsi pengendalian dibutuhkan dalam suatu organisasi untuk memastikan bahwa tujuan dan kegiatan organisasi berjalan sesuai rencana dan juga membantu mengidentifikasi dan mengatasi potensi masalah yang terjadi dalam organisasi.
ReplyDelete2. a. Preventif Control (perumusan strategi)
b. Operational Control (pengawasan pada pelaksanaan kinerja)
c. Pengendalian Kinerja (evaluasi kinerja karyawan)
1.Karena untuk memastikan setiap anggota perusahaan tidak mengalami kesulitan atau masalah baik dalam hal-hal seperti produksi, layanan, dan pengelolaan sumber daya manusia
ReplyDelete2.
1.Pengendalian Preventif: untuk mengantisipasi masalah dengan memastikan tujuan dan sumber daya yang tepat.
2.Pengendalian Operasional :Terkait dengan pengawasan pelaksanaan program yang telah ditetapkan melalui perencanaan dan anggaran.
3.Pengendalian Kinerja: Melibatkan analisis evaluasi kinerja karyawan atau sumber daya manusia.
1. Fungsi pengendalian dalam suatu organisasi sangat penting karena berperan dalam memastikan bahwa tujuan organisasi tercapai, sumber daya dimanfaatkan secara efisien, dan risiko-risiko dapat diminimalkan.
ReplyDelete2. Terdapat tipe tipe pengendalian diantaranya, yaitu pengendalian pencegahan berkaitan dengan strategi perencanaan, pengendalian operasional berkaitan dengan pengawasan yang telah ditetapkan, dan pengendalian kinerja melibatkan evaluasi kinerja dan peningkatan kinerja.
Nurgaib Patttiasina _1123210126
Delete1. Dengan berkembangnya suatu organisasi, diperlukan suatu pengendalian internal supaya berbagai proses bisnis yang dijalankan di suatu organisasi akan berjalan sebagaimana mestinya serta akan mencapai tujuan organisasi yang diharapkan.
ReplyDelete2.Pengendalian preventif (preventive control)
Pengendalian yang berkaitan dengan perumusan strategi dan perencanaan strategi yang dijelaskan dalam bentuk suatu program-program tertentu.
Pengendalian operasional (operational control)
Pengendalian yang berkaitan dengan pengawasan pada pelaksanaan program yang telah ditetapkan melalui sebuah anggaran. Anggaran tersebut difungsikan penghubung antara perencanaan dengan pengendalian.
Pengendalian kinerja
Pengendalian ini berupa melakukan analisis evaluasi kinerja karyawan atau sumber daya manusia berdasarkan pada tolak ukur kinerja yang telah ditetapkan oleh suatu perusahaan.
1. dengan adanya fungsi pengendalian, organisasi dapat mencapai stabilitas, mengurangi risiko, dan menjaga fokus pada pencapaian tujuan strategisnya
ReplyDelete2. a. pengendalian rganisasi: struktural, budaya
b. pengendalian proses: pengendalian prasyarat, pengendalian proses langsung
c. pngendalian output: pengendalian kualitas, pengendalian kuantitas
d. pengendalian informasi: pengendalian akuntansi, pengendalian informasi manajemen
e. pengendalian personalia: pengendalian seleksi dan orientasi
1. Karena untuk memastikan bahwa kegiatan organisasi dilakukan sesuai dengan rencana dan kebijakan yang telah ditetapkan, serta dapat membantu dalam mengurangi risiko kegagalan atau kerugian yang mungkin terjadi dalam operasional organisasi.
ReplyDelete2. Tipe-tipe Pengendalian :
- Pengendalian Prasyarat (Preventive Control)
= tipe pengendalian yang dilakukan sebelum suatu kegiatan dilaksanakan. Tujuannya adalah untuk mencegah kesalahan atau masalah sebelum mereka muncul
- Pengendalian Perbaikan (Corrective Control)
= Tipe pengendalian ini diimplementasikan setelah terjadi kesalahan atau masalah. Fokusnya adalah untuk mengidentifikasi penyebab masalah dan mengambil tindakan korektif agar tidak terulang di masa depan.
- Pengendalian Umpan Balik (Feedback Control)
= Tipe pengendalian ini melibatkan penilaian kinerja setelah kegiatan dilakukan. Informasi yang diperoleh dari evaluasi ini digunakan untuk mengoreksi kegiatan di masa depan.
1. Mengapa fungsi pengendalian dibutuhkan didalam suatu organisasi? karena untuk memastikan bahwa suatu organisasi yang dilakukan sesuai dengan yang direncanakan.
ReplyDelete2. Sebutkan tipe tipe pengendalian dan jelaskan.
- Pengendalian Preventif (Preventive Control) : Pengendalian ini berkaitan dengan perencanaan strategis dan perencanaan operasional.
- Pengendalian Operasional (Operational Control) : Pengendalian ini berkaitan dengan pengawasan pada pelaksanaan program yang telah ditetapkan melalui perencanaan.
- Pengendalian Kinerja : Pengendalian ini meliputi analisis evaluasi kinerja karyawan atau sumber daya manusia.
- Pengendalian Konsek (Concurrent Control) : Pengendalian ini dilakukan selama kegiatan masih berlangsung.
- Pengendalian Umpan Balik (Post-Action Control): Pengendalian ini mengevaluasi hasil-hasil yang telah terjadi setelah suatu kegiatan selesai.
1. Fungsi pengendalian sangat penting dalam suatu organisasi karena Fungsi pengendalian memastikan bahwa aktivitas organisasi diarahkan menuju pencapaian tujuan yang telah ditetapkan, memastikan efisiensi, serta mengurangi risiko dan ketidakpastian.
ReplyDelete2. Tipe-tipe pengendalian:
- Pengendalian perencanaan
Dilakukan sebelum pelaksanaan suatu kegiatan. Bertujuan untuk mengidentifikasi potensi masalah sebelum terjadi dan mengambil langkah-langkah pencegahan.
- Pengendalian pelaksanaan
Dilakukan selama pelaksanaan kegiatan. Bertujuan untuk memastikan bahwa kegiatan berjalan sesuai dengan rencana dan standar yang telah ditetapkan.
- Pengendalian kualitas
Fokus pada pengawasan dan perbaikan kualitas produk atau layanan. Ini melibatkan pengukuran, pemantauan, dan perbaikan terus-menerus untuk memastikan kepuasan pelanggan.
1. Pengendalian sangat penting dalam organisasi. Karena, upaya memaksimalkan efesiensi dan produktivitas organisasi akan tercapai
ReplyDelete2. - Pengendalian preventif : perumusan dan perencanaan strategik
- pengendalian operasional : pengawasan penggunaan program
- pengendalian kinerja : analisis evaluasi kerja
1. Karna untuk memastikan bahwa kegiatan operasional sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Pengendalian membantu mencegah deviasi dari tujuan organisasi, mengidentifikasi masalah secara cepat, dan meningkatkan efisiensi serta efektivitas operasional.
ReplyDelete2. Pengendalian Proses: Berkaitan dengan prosedur dan kebijakan yang diimplementasikan untuk memastikan bahwa proses-proses organisasi berjalan sesuai dengan rencana.
Pengendalian Strategis: Mengevaluasi dan memastikan bahwa strategi organisasi sesuai dengan tujuan jangka panjangnya.
Pengendalian Preventif: Bertujuan mencegah kemungkinan terjadinya kesalahan atau masalah sebelum terjadi
1. Karena dapat membantu dalam mengambil keputusan yang tepat dan efektif, memastikan bahwa proses bisnis berjalan dengan lancar dan efisien, dan dapat membantu mengurangi risiko potensial yang mungkin terjadi, sehingga organisasi dapat lebih aman dan stabil dalam menjangkau tujuan.
ReplyDelete2. Tipe-tipe pengendalian :
- Pengendalian Preventif : berkaitan dengan perencanaan dan perumusan strategi untuk mencegah deviasi atau kelemahan dalam proses bisnis.
- Pengendalian Operasional : berkaitan dengan pengawasan pada pelaksanaan program yang telah ditetapkan melalui perencanaan dan delegasi tugas.
- Pengendalian Kinerja: melibatkan analisis evaluasi kinerja karyawan atau sumber daya manusia untuk menentukan apakah tujuan telah dicapai atau tidak.
1. Karena fungsi pengendalian dapat membantu untuk memastikan tujuan dan sasaran organisasi dapat dicapai secara efektif dan efisien.
ReplyDelete2. Tipe-tipe pengendalian:
- Pengendalian Preventif
Pengendalian ini terkait dengan perumusan dan perencanaan strategik dalam bentuk program-program
- Pengendalian Operasional
Yaitu pengawasan pelaksanaan program menggunakan anggaran
- Pengendalian Kinerja
Berula analisis evaluasi kinerja berdasarkan tolak ukur yang ditetapkan
1. fungsi pengendalian dibutuhkan didalam suatu organisasi karena pengendalian berperan penting untuk mengatur organisasi yang dijalankan supaya berjalan & tercapainya tujuan organisasi sesuai dengan yang sudah direncanakan.
ReplyDelete2. tipe-tipe pengendalian:
-Preventif control, yaitu pengendalian internal yang dibuat untuk mengurangi kemungkinan terjadi kesalahan dan penyalahgunaan.
-Operational control, yaitu semua aktivitas dapat diukur dalam hal input dan output.
-Pengendalian kinerja, yaitu memastikan upaya yang diberikan karyawan memadai dan memenuhi kualitas yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan organisasi.
1. Pengendalian sebagai pengukur pelaksanan kerja yang dimana harus dalam kendali supaya proses pelaksanaan dilakukan sesuai dengan ketentuan dalam rencana
ReplyDelete2. - preventif control -> pengendalian internal yang dimaksud untuk mengurangi kemungkinan terjadi kesalahan dan penyalahgunaan
- Operasional Control -> proses yang dilakukan dengan menetapkan kemampuan tiap sumber daya yang digunakan supaya memenuhi rencana dan kemampuan produksi.
- Performance control -> memastikan upaya yang diberikan karyawan memadai dan memenuhi kualitas yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan organisasi
1.Mengapa fungsi pengendalian dibutuhkan didalam suatu organisasi?
ReplyDeleteKarna fungsi pengendalian dalam suatu organisasi dapat memastikan bahwa tujuan organisasi tercapai secara efektif dan efisien dalam Pengendalian dalam memonitor kinerja,dan mengambil tindakan korektif
2.Sebutkan tipe tipe pengendalian dan jelaskan?
1.Pengendalian Preventif:Mencegah terjadinya kesalahan atau masalah sebelum mereka muncul.
2.Pengendalian Detektif:Mendeteksi kesalahan atau masalah setelah terjadi.
3.Pengendalian Korrectif: Mengambil tindakan untuk memperbaiki kesalahan atau masalah yang telah teridentifikasi.
4.Pengendalian Preventif:Melibatkan penggunaan teknologi dan sistem untuk mencegah kesalahan atau kebocoran informasi.
1. Pengendalian membantu mengidentifikasi dan mengatasi masalah, memastikan efisiensi operasional, dan menjaga konsistensi dengan rencana dan kebijakan yang telah ditetapkan.
ReplyDelete2. -Pengendalian Preventif:
Penjelasan: Bertujuan mencegah terjadinya masalah atau risiko dengan mengimplementasikan langkah-langkah proaktif dan kebijakan.
-Pengendalian Detektif:
Penjelasan: Dirancang untuk mendeteksi adanya masalah atau risiko setelah terjadi, melibatkan pemantauan, audit, atau mekanisme pengawasan.
-Pengendalian Korektif:
Penjelasan: Dilakukan setelah teridentifikasi masalah untuk memperbaiki situasi dan mengambil langkah-langkah untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
1.Mengapa fungsi pengendalian dibutuhkan didalam suatu organisasi? karena untuk memastikan bahwa suatu organisasi yang dilakukan sesuai dengan yang direncanakan.
ReplyDelete2.- Pengendalian preventif : perumusan dan perencanaan strategik
- pengendalian operasional : pengawasan penggunaan program
- pengendalian kinerja : analisis evaluasi kerja